Wednesday, December 11, 2013

Singkong, buah yang tersebunyi di akarnya

“Anak-anakku, inilah pepohonan yang mungkin sering kamu sebut, tapi baru kali ini kamu jumpai,” ujar sang guru ketika mereka berhenti di tanah kosong di sebuah ladang. “Di sini ada pohon cabai, tomat, terung, mentimun, pepaya, jagung,” tambah sang guru sambil menunjuk ke ladang-ladang yang telah mereka lewati.

Seorang anak mengangkat tangan sambil berdiri di sebuah kumpulan pohon jangkung yang berdaun seperti telapak tangan terbuka. “Pak guru, kalau ini pohon apa?” ucapnya kemudian.

Sambil berjalan pelan, Pak Guru mendekati sang penanya. “Anak-anakku, ini pohon singkong,” jawab sang guru.

“Kenapa ia tidak berbuah, seperti pohon-pohon lain di ladang ini, Pak?” tanya yang lain.

“Kamu salah, anak-anakku. Tidak semua buah bisa ditampilkan ke permukaan. Karena sesuatu hal, ia disembunyikan,” jawab sang guru.

“Disembunyikan?” tanya murid yang lain.

“Ya. Karena pohon singkong bertubuh kurus dan jangkung, ia menyembunyikan buahnya di akar. Perhatikanlah!” jelas sang guru sambil bersusah payah mengangkat pohon singkong hingga akarnya tercerabut.

Tampaklah sebuah pemandangan yang mungkin baru untuk anak-anak. Mereka mendapati sebuah pohon dengan akar yang begitu besar. Itulah yang disebut guru mereka sebagai buah yang disembunyikan.

Dinamika hidup dengan berbagai variasinya, hampir selalu berujung pada satu tujuan: mendapatkan hasil atau buah. Berbagai variasi buah pun menjadi target mereka. Ada yang berkerja untuk mendapatkan gaji, keuntungan usaha bagi para pebisnis, kehidupan berumah tangga yang kemudian menghasilkan berbagai aset keluarga, kehidupan berorganisasi yang membuahkan berbagai keuntungan, dan lain-lain.

Sayangnya, kepicikan daya pandang sebagian kita kadang menutup adanya keberadaan buah-buah lain yang tidak selalu tampak di permukaan. Dan boleh jadi, buah yang tidak tampak itu, sebenarnya jauh lebih bernilai dari apa yang bisa dilihat, dipegang, dan kemudian habis dimakan.

Perkedel Kentang Special


Makanan yang satu ini teksturnya lembut, bisa dinikmati sebagai teman nasi atau bisa juga dijadikan cemilan sehat. Selain tekturnya lembut gizinya juga lengkap, sebagai bahan utamanya kentang merupakan sayuran yang mengandung karbohidrat, protein,kalsium, fosfor, lemak dan zat besi. Selain itu dalam kentang juga mengandung vitamin A,B dan juga C. By the way, tentunya zat-zat yang terkandung dalam kentang sangat bermanfaat bagi tubuh kita, maka kali ini saya akan membagikan resep original perkedel kentang turun temurun dari ibu saya. yuuuk mari kita simak :

Bahan-bahan :
250 gr kentang, kupas, potong dan goreng
1/2 sdt merica
1/2 sdt pala
1/2 sdt garam
1 batang daun bawang
1 batang daun seledri
100 gr daging cincang, masak sampai empuk
2 butir telur, kocok lepas
minyak goreng

Cara membuat :
1. Haluskan kentang sampai lembut, campurkan semua bumbu merica, garam, pala, daging cincang, daun bawang, dan seledri.
2. Setelah tercampur rata bentuk sesuai selesar, agar bentuknya lebih menarik bisa di cetak dengan bentuk-bentuk lucu seperti bentuk bunga, bintan, atau yang lainnya.
3. Panaskan minyak, sebelum digoreng kentang yang telah dibentuk masukkan kedalam telur yang telah dikocok, lalu goreng dan angkat setelah warna perkedel agak kecoklatan.
4. Perkedel special siap dihidangkan....selamat menikmati !

Wednesday, November 20, 2013

INI RAHASIA KARUNIA ALLAH TANPA BATAS


Gimana kalau dapat pulsa Unlimited ?, buat seumur hidup misalnya, Wuah tentunya kita girang, padahal itu baru pulsa doangan. Nah Ketahuilah kalau kita membatasi kesabaran maka sama aja kita membatasi pahala dari Allah. Karena pahala orang yang mampu bersabar itu unlimited alias tanpa batas, Ini dari Allah di surah Az Zummar : 10

Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang beriman. bertakwalah kepada Tuhanmu". orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. dan bumi Allah itu adalah luas. “Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas”.

Para Nabilah yang mendapat ujian kesabaran tingkat tinggi, mereka tampil mengatakan kebenaran, mengurusi umat dan keluarga, dakwah mereka selalu mendapatkan penentangan baik dari penguasa dan rakyatnya. Ketika Syariat-Syariat akan diterapkan secara menyeluruh sebagai amanah dari Allah pada manusia dimuka bumi, sesuai kepada kapasitas masing-masing ummatnya, agar kita hidup dalam tuntunan petunjuk-Nya.

Kalau kita bicara tanpa batas maka ia tidak ada ujung nya, subhanaAllah sungguh sangat beruntung ketika kita mampu bersabar terhadap ujian yang Allah berikan kita akan mendaparkan pahala tanpa batas, dan mohonlah selalu kepada Allah agar diberikan kesabaran yang tanpa batas karena tidak ada pemberian yang paling baik yaitu kesabaran seperti apa yang Rasulullah sabdakan di bawah ini :

“Semua kebaikan yang ada padaku tidak akan aku sembunyikan pada kalian. Siapa saja yang merasa cukup, maka Allah akan mencukupinya, serta siapa saja merasa yang menyabarkan dirinya, maka Allah pun akan memberikan kesabaran. Dan seseorang tidak akan mendapatkan anugerah yang paling baik atau lebih lapang melebihi kesabaran. (HR. Bukhari dan Muslim).

Ujian hidup itu merupakan sunnatullah yang telah Allah tetapkan kepada kita, cuma terkadang ketika kita di uji dengan sedikit rasa sakit, terserang kangker alias kantong kering, dan ujian-ujian lainnya yang sering kita ingat dan yang “menari-nari”di pikiran kita hanya ujian yang sedikit tersebut, dan melupakan nikmat yang telah Allah berikan selama ini, seperti halnya ketika ada kertas putih dan kita teteskan satu tetes aja tinta hitam diatas permukaan kertas putih tersebut, pasti mata kita hanya tertuju dengan titik hitam tersebut tanpa melihat kertas putih yang masih bersih.

Begitulah perumpamaan ketika kita mendapat musibah yang hanya kita ingat hanyalah musibah yang kecil tersebut dan melupakan kenikmatan yang telah Allah berikan. Padahal nikmat yang Allah berikan jauh lebih besar dibandingkan sedikit ujian yang kita rasakan.

Semoga Allah melimpahkan kepada kita kesabaran, baik sabar mencegah diri dari maksiat, berkata-kata kotor, dengki, membantah kebenaran, tidak pacaran, malas shalat, dll, juga sabar dalam menjalani ketaatan misalnya istiqomah tetap berjilbab, sholat dhuha rutin, sedekah, tahajud, dll dan selalu mengkaji ilmu-ilmu tentang keimanan dan ketaqwaan mempelajari Islam secara menyeluruh, sembari berdoa meminta bimbingan-Nya.

Sekali lagi mudah-mudahan kita diberi kekuatan dan kemudahan menjalaninya tentu dengan kesabaran. Bila kesabaran pahit, tentunya Allah maha tahu bagaimana membalas upaya kita bersabar demi meraih redho-Nya, kalau motif selain Allah biasanya sulit untuk bersabar, jadi jangan ngarep dah, karena hanya orang yang bersabarlah yang senantiasa bersama Allah. Kita menjadi terpimpin dan terbimbing. Inilah yang penting.

Wednesday, November 13, 2013

I love you so....


Aku berdo'a kepada Rabbku, Allah SWT
Hatiku, jiwaku, dan tubuhku setiap hari dalam hidupku dan di setiap hembusan nafas penuh khidmat aku berjanji

Mencoba menjalani hidupku di jalanMU

Ya Allah Kau kembalikan cahaya hidupku dan Kau sinari sinarMu ke dalam hatiku
Maka mulai dari saat ini menyembahMU hanya itulah tujuanku
Ya Allah ....Aku juga mencintaiMU

Sekarang aku tahu rasanya mempunyai cinta berharga dalam hidupku
sekarang aku tahu rasanya, yang pada akhirnya berada dalam damai dalam jiwaku

Aku ingin semuanya tahu betapa luar biasanya mencintaiMU
Aku ingin semua bisa melihat, bagaimana cintaMU telah membebaskanku
Membebaskan ku dan membuat aku kuat)

Ya...Allah selama nya aku berterima kasih padaMU

Sebenarnya apapun yang aku ucap belum tentu cukup
Kau berikan aku kekuatan untuk melewati semua kesulitan hidup
dan berdiri kuat dalam semua perbedaan
Kau yang telah menghidupkan kembali jiwaku

Cintaku, hidupku, hariku, malamku, hartaku dan do’aku semuanya untukMu...Rabbku

Dan aku bersumpah takan mendahului MU dengan apapun jua

I Love You So..Allah SWT

Thursday, November 07, 2013

Kado 2 th Shofiyah Maisya Najwa



Assalamu'alaikum sholehah....
:) pastinya opie sudah bisa membalas salam umi...
"kumkalam..." hehehe...bicaranya opie masih ada beberapa yang belum jelas,
Itulah belajar & tentunya pelajaran juga untuk umi, dulu juga umi waktu seumur opie sama bicaranya belum jelas, tapi sekarang sudah lupa.
Opie sayang...Alhamdulillah hari ini tepatnya kamu berumur 2 tahun. Sekarang sudah banyak kosa kata yang opie bisa walaupun masih kurang jelas dalam pengucapannya, sudah bisa lari, sudah bisa menyanyi dan rambut opie sudah panjang sepundak, sudah bisa di kuncir....lucu & cantik kalau sudah dikuncir. Umi lupa berat & tinggi badan opie umur 2 tahun ini berapa ya ? kalau umi bisa kira-kira tinggi ada 75 s/d 80 cm, berat kira-kira 12 - 14 kg. Alhamdulillah kamu termasuk sehat Nak....
Alhamdulillah umi sama abi bahagia tidak terkira saat liat opie lagi tidur, tidak terasa putri umi & abi yang cantik sudah 2 tahun... Semoga sampai berjumpa dengan Allah SWT kita akan bersama-sama, umi & abi diberikan kekuatan & kemudahan untuk selalu menjaga opie agar kita bisa sama-sama berjumpa dengan Allah SWT dan kekasihNya, Rasulullah Muhammad SAW...Amin..Amin ya Rabbal 'Alamin.
Di umur 2 tahun ini banyak yang lucu-lucu dari tingkah opie :
# opie lincah, malah termasuk hiperaktif, kalau kata nenek "teu bisa cicing" hehehe...
# opie cepat nangkap kalau di stimulasi..
# ada tapinya di pas 2 tahun ini opie masih pake pampers,masih Alhamdulillah kalau BAB sudah bisa di toilet.
# senang sekali menyanyi, padahal belum jelas kata-katanya tapi sudah kelihatan kalau opie itu senang menyayi, atau ada bakat mungkin ya jadi penyanyi.

Dari usia 1 tahun ke 2 tahun banyak sekali yang sayang kalau di lewatkan, banyak melatih kesabaran & kebesaran Allah SWT yang diperlihatkan kepada umi & abi.


Wednesday, November 06, 2013

Milad 2 tahun Shofiyah Maisya Najwa


Alhamdulillah...Alhamdulillah...Alhamdulillah...Segala Puji hanya untuk Mu Rabbku.
2 tahun yang lalu tepatnya adzan isya', Engkau menganugrahkan kepada ku seorang bayi mungil perempuan yang cantik & lucu.
Tiada yang tercela semua AnugrahMu, tangis, tawa, senyuman, dan kelincahannya adalah cahaya Mu yang mengajarkanku untuk bersabar dan belajar memahami untuk siapa diri ada di dunia.
Ya Allah ... berikanlah putriku shofiyah maisya najwa umur yang berkah,digunakan untuk menjalankan segala sunnah RasulMu, Muhammad SAW.
Ya Allah... lindungilah putriku shofiyah maisya najwa, hanya Engkau pelindung dari segala pelindung.
Ya Allah... lapangkanlah rizqinya
Ya Allah tetapkanlah iman hatinya padaMu dan utusanMU

Ya Allah jadikanlah dia orang yang sehat, sempurna, punya akal, cerdas, alim mau mengamalkan ilmunya.

Ya Allah berilah dia umur panjang, badan sehat dan budi pekerti yang baik, dan berilah lisan yang fasih serta berilah suara yang baik guna untuk membaca hadist dan Al qur’an dengan mendapat berkahnya nabi Muhammad SAW
Segala puji bagi Allah yang menguasai sekalian alam. Amin.. ya Rabbil'alamin.

Thursday, October 31, 2013

Sebelum Aku Menjadi Ibu


Sebelum aku menjadi ibu
Aku tidak pernah tersandung mainan atau lupa lirik lagu nina bobo.
Aku tidak pernah khawatir apakah tanaman di halaman beracun atau tidak.
Aku tidak pernah berpikir mengenai imunisasi.

Sebelum aku menjadi ibu,
Aku tidak pernah kena muntah, kena pup, digigiti, kena ompol.
Aku bisa mengendalikan benak dan pikiranku sepenuhnya.
Aku bisa tidur pulas sepanjang malam.

Sebelum aku menjadi ibu,
Aku tidak pernah harus memegangi anak yang menangis kencang supaya bisa diperiksa oleh dokter.
Atau disuntik oleh dokter.
Aku tidak pernah memandangi mata yang berkaca-kaca dan jadi menangis karenanya.
Aku tidak pernah merasa begitu bahagia hanya karena melihat sebuah senyuman.
Aku tidak pernah terjaga sampai larut malam hanya untuk memandangi bayi yang sedang tertidur pulas.

Sebelum aku menjadi ibu,
Aku tidak pernah menggendong seorang bayi yang sudah terlelap hanya karena tidak ingin meletakkannya di tempat tidur.
Aku tidak pernah merasa hatiku hancur karena tidak bisa menghilangkan rasa sakit yang dideritanya.
Aku tidak pernah mengira bahwa sesuatu yang begitu kecil bisa berpengaruh begitu besar terhaap kehidupanku.
Aku tidak pernah mengira aku akan menyenangi menjadi seorang ibu.

Sebelum aku menjadi ibu,
Aku tidak pernah tahu bagaimana rasanya bila jantungku berada di luar diriku.

*have a great friday, mommies ;') *

Sepotong Intan


Quote of the day from tere liye :
“Sepotong intan terbaik dihasilkan dari dua hal, yaitu, suhu dan tekanan yang tinggi di perut bumi. Semakin tinggi suhu yang diterimanya, semakin tinggi tekanan yang diperolehnya, maka jika dia bisa bertahan, tidak hancur, dia justeru berubah menjadi intan yang berkilau tiada tara. Keras. Kokoh. Mahal harganya.

Sama halnya dengan kehidupan, seluruh kejadian menyakitkan yang kita alami, semakin dalam dan menyedihkan rasannya, jika kita bisa bertahan, tidak hancur, maka kita akan tumbuh menjadi seseorang berkarakter laksana intan. Keras. Kokoh."

Saya setuju sekali dengan quote di atas, yakin sudah bahwa hidup hanyalah pinjaman, hanyalah sementara, perjalanan menuju perjumpaan dengan Yang Maha Kuasa, Maha Kehendak segala yang ada dibumi. Ya Allah lindungilah kami dalam perjalanan ini dan sampaikanlah untuk bisa berjumpa dengan kekasihMu...Amin..Amin..

Monday, October 07, 2013

Cita-citaku : Keluargaku Mengaji


Seperti biasa kalau hari kerja selalu cari penyemangat di kantor, Alhamdulillah ketemu deh dari fbnya ustadz yusuf mansyur yang sangat penting tentang keluarga mengaji, keluarga tingkat tinggi.
Selama bulan Ramadhan 1434 H kemarin sehabis sholat maghrib pasti saya setor baca Qur’an satu halaman ke abinya shofie, hanya setelah Ramadhan ini seringkali bahkan hampir dilupakan tidak mengaji lagi. Astagfirlloh al adzim, mulai nanti sore harus semangat lagi baca qur’an nih. Dari artikelnya ustad yusuf mansyur banyak sekali keberkahan jika keluarga kita ayah, ibu dan anak-anak setiap malam mengaji.
Tidak pernah ada kata terlambat untuk memulai suatu kebaikan, dulu sebelum menikah aku bercita-cita ...kelak ketika aku sudah memiliki keluarga aku ingin keluargaku terbiasa melakukan suatu amalan walaupun itu hanya hal kecil tapi tidak pernah di tinggalkan bagaimanapun keadaannya dan semoga amalan itu dapat menjadi kebanggaan ketika bertemu dengan Allah SWT nanti dan kebanggaan menjadi umat Rasulullah Muhammad SAW. Alhamdulillah saat ini aku sudah dikarunia satu putri yang usia nya sudah mau 2 tahun, maka dari itu amalah yang pertama ingin aku sampaikan padanya agar terbiasa membaca Al Qur’an setiap sore sehabis maghrib or isya, apapun keadaannya & tidak menyalakan televisi.
Banyak sekali diantara kita, apalagi yang ayah & ibunya bekerja ketika pulang kerja melepas lelah sambil istirahat menonton televisi, sebenarnya hal ini bisa di siasati dengan membaca Qur’an. Jadi sambil melepas lelah kita membaca Al Qur’an, jika itu dilakukan setiap hari akan menjadi kebiasaan yang baik sekali. Dari perkataan ustad yusuf mansyur bahwa keluarga mengaji tidak mengharapkan gaji, tapi mengharap ridho dari Allah SWT, karena keluarga mengaji yang lulus uji, dengan bisa melewatkan kemalasan dan mengutamakan mengaji.
Keluarga mengaji tidak perlu guru ngaji, karena bapak dan ibunya yang harus mengajari anak-anaknya mengaji...oleh karena itu wahai kedua orangtua, dan para calonnya, jadilah kalian harus membekali diri untuk bisa mengaji....Ya para calon orang tua harus membekali diri untuk bisa mengaji, jadi tidak hanya berjanji untuk sehidup semati, why ?
Keluarga yang hidup ialah keluarga yang mengaji.

Keluarga yang mati ialah keluarga yang semua orang didalamnya tidak bisa mengaji. Na'udzubillah min dzaalik. Semoga keluarga kita dan semua keluarga kaum Muslimin menjadi keluarga yang mengaji, Aamiin.

Friday, September 27, 2013

Hobi Belanja


Seorang guru pernah menasehati, jika kita punya uang, dan ingin membelanjakan uang tersebut, maka ada dua hal yang harus dipikirkan matang2: yang pertama adalah belanjakanlah uang itu untuk sesuatu yang tahan lama; yang kedua belanjakanlah uang itu untuk sesuatu yang penting.

Kaidah ini simpel sekali, hanya dua. Tapi jika dipikirkan dengan baik, dua hal itu lebih dari cukup untuk membuat kita memahami bagaimana seharusnya memperlakukan uang yang kita miliki. Dan memang, dimana2, pemahaman baik itu selalu sederhana, tidak rumit dan membuat susah diri sendiri. Akan saya bahas satu persatu penjelasannya.

Yang pertama, belanjakanlah uang itu untuk sesuatu yang tahan lama.

Makanan lezat sungguh menggoda selera. Apalagi jika dihabiskan di tempat yang nyaman dan indah, bisa membawa kebahagiaan. Tapi makanan jelas tidak masuk kriteria tahan lama. Kita simpan dalam kulkas pun, dia akan busuk akhirnya. Kita makan sedikit-sedikit, dia pun akan habis. Untuk kemudian keluar jadi kotoran. Maka dalam kaidah ini, makanan ada dalam posisi paling bawah. Pakaian pun juga sungguh membuat hati senang, bahagia. Apalagi jika itu pakaian yang bagus, keren dan pas, bisa membuat kita percaya diri. Tapi pakaian, cepat atau lambat akan rusak. Luntur warnanya, lepas jahitannya, atau mungkin kekecilan dan tidak mode lagi. Dalam kaidah ini, pakaian nasibnya sama dengan makanan. Tahan lebih lama, tapi tidak selama2nya. Pun sama dengan jam tangan, sepatu, perhiasan (kecuali utk investasi), motor, mobil, HP, televisi, dsbgnya. Semua akan rusak pada akhirnya.

Lantas, apa itu yang tahan lama? Banyak. Salah-satu yg paling terlihat adalah pendidikan. Belanjakanlah uang tersebut untuk pengetahuan, maka dia akan bertahan lama, menetap. Tentu tidak harus sekolah, menonton film bisa--contoh yg paling simpel. Ketika kita menonton film yang baik, menumbuhkan pemahaman baik, maka dia akan menetap lama, berbeda jika menonton film Avengers, dsbgnya. Juga membeli buku2 yang baik, melakukan perjalanan untuk melihat sekitar, dan semua hal yang menambah pengetahuan. Dalam kasus ini, membeli makanan pun, meski sifat makanannya sebentar, tapi jika dilakukan oleh seorang koki restoran yang sedang belajar memasak, membeli makanan tsb untuk dipelajari, belanja tsb berubah menjadi lebih tahan lama.

Tapi sungguh, ada yang lebih tahan lama dari itu. Lebih lamaa sekali dibanding pendidikan atau pemahaman yg baik. Apa itu? Ketika uang dibelanjakan untuk keperluan membantu orang lain. Dan ini jadi menarik. Ketika ada anak yatim di sekitar kita, dan kita berikan makanan yang baik baginya, sifat makanan itu amat cepat, hilang, tidak tahan lama. Akan tetapi, kebaikan yang hadir dalam proses belanja itu menatap sangat lama. Lamaa sekali, di luar batas2 jam milik dunia. Apalagi jika uang itu dibelanjakan untuk biaya pendidik fakir miskin, lebih menakjubkan lagi tahan lamanya.

Kaidah yang kedua, belanjakanlah uang itu untuk sesuatu yang penting.

Apa itu penting? Banyak. Ketika kita lapar, maka meskipun makanan itu tidak tahan lama, tapi dia memenuhi syarat kedua, penting. Kita bisa membelanjakan uang kita untuk makanan karena penting, bertahan hidup. Tapi jelas, satu pizza yang lezat cukup untuk kenyang, dan saat kenyang, tambahan di luar itu, bebek goreng, steak sedap, tidak lagi masuk kategori bertahan hidup. Juga membeli pakaian, penting. Harus malah, kan tidak mungkin kita telanjang. Tapi ada batas2nya, ketika sudah berlebih, maka kategorinya tdk lagi penting (meski sandang itu adalah kebutuhan primer).

Bagi seorang juragan travel, membeli mobil juga penting. Tapi bagi sebuah keluarga dengan anak dua orang, membeli mobil ketiga, rasa2nya sdh berlebihan. Apalagi jika ada seseorang yang punya 1.000 mobil, tidak ada lagi definisi penting tersebut--meskipun memang punya uangnya, dan terserah kitalah mau dibelanjakan apapun.

Apa itu penting? Ketika kita memang membutuhkannya. Dan kebutuhan itu kongkret, nyata. Bukan diada-adakan saja. Salah-satu kebutuhan yg diada2kan itu adalah ketika kita membelanjakan uang untuk sesuatu yang ternyata tidak pernah dimanfaatkan secara maksimal. Kalian tentu lebih dari tahu contohnya apa. Bisa didaftar dari barang apa saja yang pernah kita beli, miliki, apakah semuanya sudah maksimal digunakan?

Apa itu penting? Nah, saya akan tiba ke bagian paling serius kenapa catatan ini ditulis. Sesuatu itu jadi super penting, umumnya kerana ketika kita rela memberikan seluruh harta benda kita demi memperolehnya. Saat tersesat di gurun pasir, haus berat, maka seseorang mungkin bersedia menukar segelas air minum dengan harta bendanya yang banyak. Saat dalam kondisi hidup mari, seseorang bersedia membayar berapa saja, karena itu kondisi mendesak. Tapi ini sih bukan penting yang say maksud. Karena kita masih bisa punya solusinya, masih bisa diusahakan. Ada situasi yang lebih penting dari itu.

Yaitu kelak, ketika orang2 ditanya buat apa harta benda dia digunakan, maka akan ada orang2 yang dengan wajah penuh penyesalan, akan berseru-seru, "Wahai Allah, seandainya kami diberi waktu sedikit saja untuk hidup lagi, seandainya kematian kami ditunda sedikit saja, sungguh kami akan membelanjakan harta kami untuk kebaikan, ber-infaq sedekah." Inilah situasi sangat penting tersebut, ketika kita sudah terlanjur telat. Amat terlambat untuk menyadarinya. Dan tidak ada lagi kesempatan untuk kembali memperbaikinya. Karena kita sudah mati, sudah dalam posisi dihitung. Tidak ada yang bisa dibeli meski dgn seluruh dunia, karena barangnya tdk dijual.

Maka, guru berwasiat dengan lembut, jika kita punya uang, belanjakanlah, tidak ada larangan atas hal itu. Tapi pastikan gunakan dua kaidah tadi; belanjakan untuk sesuatu yang tahan lama, dan untuk sesuatu yang sangat penting. Agar kita kita selamat dari fatamorgana dunia yang fana dan sebentar. Karena sungguh, ada 'barang' yang benar2 tahan lama dan penting menunggu kita kelak.

*Tere Liye

Tuesday, August 27, 2013

Ganjaran Memelihara dan Mendidik Anak Perempuan


Kehadiran anak dalam rumah tangga muslim merupakan nikmat yang besar dari Allah Ta’ala. Namun, sebagian orang ada yang lebih mendambakan kehadiran anak laki-laki daripada anak perempuan. Anak laki-laki dianggap lebih mulia daripada anak perempuan. Mereka bangga dan bergembira tatakala dikaruniai anak laki-laki. Sebaliknya, bagi sebagian orang kehadiran anak perempuan merupakan aib dan dianggap bencana. Mereka sedih dan kecewa jika dikaruniai anak perempuan. Padahal kehadiran anak perempuan juga termasuk nikmat dari Allah. Bahkan Islam secara khusus menjelaskan tentang keutamaan anak perempuan dan ganjaran bagi orangtua yang memelihara dan mendidik anak-anak perempuan mereka.

Al Imam Muslim rahimahullah membuat sebuah bab dalam kitab shahihnya dengan judul (باب فَضْلِ الإِحْسَانِ إِلَى الْبَنَاتِ) “Keutamaan Berbuat Baik kepada Anak-Anak Perempuan”. Beliau membawakan tiga hadits sebagai berikut :

Pertama. Hadits dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau berkata,

جَاءَتْنِى امْرَأَةٌ وَمَعَهَا ابْنَتَانِ لَهَا فَسَأَلَتْنِى فَلَمْ تَجِدْ عِنْدِى شَيْئًا غَيْرَ تَمْرَةٍ وَاحِدَةٍ فَأَعْطَيْتُهَا إِيَّاهَا فَأَخَذَتْهَا فَقَسَمَتْهَا بَيْنَ ابْنَتَيْهَا وَلَمْ تَأْكُلْ مِنْهَا شَيْئًا ثُمَّ قَامَتْ فَخَرَجَتْ وَابْنَتَاهَا فَدَخَلَ عَلَىَّ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- فَحَدَّثْتُهُ حَدِيثَهَا فَقَالَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- « مَنِ ابْتُلِىَ مِنَ الْبَنَاتِ بِشَىْءٍ فَأَحْسَنَ إِلَيْهِنَّ كُنَّ لَهُ سِتْرًا مِنَ النَّارِ »

“Ada seorang wanita yang datang menemuiku dengan membawa dua anak perempuannya. Dia meminta-minta kepadaku, namun aku tidak mempunyai apapun kecuali satu buah kurma. Lalu akau berikan sebuah kurma tersebut untuknya. Wanita itu menerima kurma tersebut dan membaginya menjadi dua untuk diberikan kepada kedua anaknya, sementara dia sendiri tidak ikut memakannya. Kemudian wanita itu bangkit dan keluar bersama anaknya. Setelah itu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam datang dan aku ceritakan peristiwa tadi kepada beliau, maka Nabi shallallhu ‘alaii wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang diuji dengan anak-anak perempuan, kemudia dia berbuat baik kepada mereka, maka anak-anak perempuan tersebut akan menjadi penghalang dari siksa api neraka” (H.R Muslim 2629)

Kedua. Diriwayatkan juga dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau berkata,

جَاءَتْنِى مِسْكِينَةٌ تَحْمِلُ ابْنَتَيْنِ لَهَا فَأَطْعَمْتُهَا ثَلاَثَ تَمَرَاتٍ فَأَعْطَتْ كُلَّ وَاحِدَةٍ مِنْهُمَا تَمْرَةً وَرَفَعَتْ إِلَى فِيهَا تَمْرَةً لِتَأْكُلَهَا فَاسْتَطْعَمَتْهَا ابْنَتَاهَا فَشَقَّتِ التَّمْرَةَ الَّتِى كَانَتْ تُرِيدُ أَنْ تَأْكُلَهَا بَيْنَهُمَا فَأَعْجَبَنِى شَأْنُهَا فَذَكَرْتُ الَّذِى صَنَعَتْ لِرَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فَقَالَ « إِنَّ اللَّهَ قَدْ أَوْجَبَ لَهَا بِهَا الْجَنَّةَ أَوْ أَعْتَقَهَا بِهَا مِنَ النَّارِ »

“Seorang wanita miskin datang kepadaku dengan membawa dua anak perempuannya, lalu aku memberinya tiga buah kurma. Kemudian dia memberi untuk anaknya masing-masing satu buah kurma, dan satu kurma hendak dia masukkan ke mulutnya untuk dimakan sendiri. Namun kedua anaknya meminta kurma tersebut. Maka si ibu pun membagi dua kurma yang semula hendak dia makan untuk diberikan kepada kedua anaknya. Peristiwa itu membuatku takjub sehingga aku ceritakan perbuatan wanita tadi kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, : Sesungguhnya Allah telah menetapkan baginya surga dan membebaskannya dari neraka” (H.R Muslim 2630)

Ketiga. Diriwayatkan dari sahabat Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, dia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ عَالَ جَارِيَتَيْنِ حَتَّى تَبْلُغَا جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَنَا وَهُوَ وَضَمَّ أَصَابِعَهُ

“Barangsiapa yang mengayomi dua anak perempuan hingga dewasa maka ia akan datang pada hari kiamat bersamaku” (Anas bin Malik berkata : Nabi menggabungkan jari-jari jemari beliau). (HR Muslim 2631)

Faedah Hadits

Hadits-hadits di atas mengandung beberapa faedah :

1. Hadits-hadits di atas menunjukkan keutamaan anak-anak perempuan dalam agama Islam. Imam An Nawawi rahimahullah mengatakan, “Hadits-hadits di atas menunjukkan keutamaan berbuat baik kepada anak-anak perempuan, memberi nafkah kepada mereka, serta bersabar dalam mengurus seluruh urusan mereka“

2. Anak perempuan merupakan ujian bagi orangtua. Sebagian orang tidak suka dengan kehadiran anak perempuan dan sangat bergembira ketika memiliki anak laki-laki. Oleh karena itu kehadiran anak-anak perempuan dianggap sebagai ujian. Imam An Nawawi rahimahullah menjelaskan, “Anak perempuan disebut sebgai ibtilaa’ (ujian) karena umumnya manusia tidak menyukai mereka”. Hal ini juga sebagaimana Allah Ta’ala firmankan :

وَإِذَا بُشِّرَ أَحَدُهُمْ بِالأُنثَى ظَلَّ وَجْهُهُ مُسْوَدّاً وَهُوَ كَظِيمٌ يَتَوَارَى مِنَ الْقَوْمِ مِن سُوءِ مَا بُشِّرَ بِهِ أَيُمْسِكُهُ عَلَى هُونٍ أَمْ يَدُسُّهُ فِي التُّرَابِ أَلاَ سَاء مَا يَحْكُمُونَ

“Dan apabila seseorang dari mereka diberi kabar dengan (kelahiran) anak perempuan, hitamlah (merah padamlah) mukanya, dan dia sangat marah , Ia menyembunyikan dirinya dari orang banyak, disebabkan buruknya berita yang disampaikan kepadanya. Apakah dia akan memeliharanya dengan menanggung kehinaan ataukah akan menguburkannya ke dalam tanah (hidup-hidup) ? Ketahuilah, alangkah buruknya apa yang mereka tetapkan itu “ (An Nahl:58)

3. Yang dimaksud mengayomi anak perempuan adalah menunaikan hak-hak mereka seperti makan, pakaian, pendidikan, dan lain-lain. Imam An Nawawi rahimahullah menjelaskan, “Yang dimaksud (عَالَ) adalah menunaikan hak-hak dengan menafkahi dan mendidik mereka serta memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang lainnya”.

4. Terdapat ganjaran yang besar bagi orangtua yang mengayomi anak perempuan mereka, berupa nikmat surga, terhalangi dari siksa api neraka, dan kedekatan bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di akhirat.

Saudaraku, lihatlah bagaimana Islam memuliakan anak perempuan dan memberi ganjaran khusus bagi orang tua yang mau mengayomi anak-anak perempuan mereka. Semoga Allah Ta’ala senantiasa memberikan kita keturunan yang shalih dan shalihah. Wallahul musta’an.


Referensi : Syarh Shahih Muslim, Imam An An Nawawi rahimahullah.



Penulis : dr. Adika M.

Artikel Muslim.Or.Id

You're Not Alone


Kebanyakan manusia menyatakan kesepian
Bila sendirian, bahkan tetap kesepian di tengah-tengah keramaian
Apa lagi di jaman yang individualitasnya sangat tinggi
Sehingga menusia membuat tempat-tempat hiburan
Yang di dalamnya terdapat musik yang hingar bingar
Tapi anehnya di tengah-tengah gelegar suara musik tersebut mereka tetap kesepian
Jadi, apa itu sepi?

Ternyata sepi tidak sama dengan kesepian, mengapa?
Karena di tengah-tengah keramaianpun seseorang bisa merasa kesepian
Kesepian timbul karena rasa yang merasa sendirian
Tanpa orang-orang yang dicintai
Disinilah awal munculnya kesepian tersebut.

Sesungguhnya manusia yang sadar akan keberadaan Allah SWT
Tidak akan pernah kesepian
Apa lagi kalau sadar bahwa manusia sebenarnya tidak pernah sendiri
Walapun sendirian, tidak pernah kesepian
Walaupun dalam keadaan sepi.

Karena manusia walaupun sendirian secara fisik
Tapi sebenarnya banyak pendamping-pendampingnya yang setia
Yaitu Anggota tubuhnya masih berfungsi
Masih menemukan cahaya
Masih mendengarkan suara
Masih bersama waktu dan tahu waktu
Orang lain masih ada disekitarnya
Bisa berkomunikasi dua arah dengan orang lain
Bisa berbuat apa saja yang bisa dilakukan

Jadi, sebenarnya bila seseorang kesepian atau merasa sepi
Orang tersebut hanya terpaku pada kesendiriannya, tanpa orang lain
Atau bersama orang lain, tapi tidak bersama orang-orang yang dicintainya
Atau orang tersebut berpikiran sangat sempit
Yaitu dia hanya berputar-putar pada dirinya sendiri
Hanya pada jasmaninya saja.

Padahal secara rohani seseorang dimanapun dan kapanpun
Dia tidak pernah sendirian
Karena Allah SWT selalu bersamanya
Dua Malaikat Rokib dan Atid selalu bersamanya
Hanya dia tidak sadar atau tidak mempercayai keberadaan Allah dan Malaikat tersebut.

Manusia benar-benar sepi sendirian dan kesepian
Apabila Allah SWT tidak ada ( dan ini mustahil )
Bagi yang tidak beriman kepada Allah SWT
Manusia benar-benar sepi, sendiri dan kesepian.

Apabila Tidak ada cahaya atau hidup dalam kegelapan
Tidak tahu waktu, baik melalui matahari atau jam
Tidak mendengar suara apapun
Tidak melihat apapun
Tidak bisa merasakan apapun
Tidak bisa berkomunikasi kepada siapapun
Tidak bisa berbuat apapun

Jadi, selama semua hal tersebut masih ada
Dan dia sadari itu semua
Maka sesungguhnya dia tidak akan pernah merasa kesepian sedikitpun
Dimanapun dan kapanpun dia berada

Bagi yang beriman kepada Allah SWT
Tak ada alasan sedikitpun untuk kesepian
Omong kosong kalau beriman tapi tetap kesepian
Kalau kesepian walau beriman
Berarti imannya belum sempurna
Hanya iman aku-akuan

Bagi seorang sufi, walau mungkin ada yang tak suka dengan istilah ini
Dia lebih menyukai sepi dan sendiriana
Karena dengan menyepi dan menyendiri
Lebih banyak waktu yang ia pergunakan
Untuk berdzikir dan bermunajat kepada Allah SWT.

Itu sufi di jaman lampau, kesufian di jaman kiwari atau sufi di jaman modern sekarang ini bukan pergi ke tempat-tempat sunyi dan sepi. Namun dia adalah pejuang-pejuang Islam yang terjun ke medan juang yang penuh dengan onak dan duri, yang bermandi keringat dan jika perlu air mata, darah bahkan nyawa, semangat juang yang membara di tengah-tengah kobaran api yang terus membakar dan menyalakan semangat juang yang tak kenal henti dan berhenti, kecuali mati.

Bukan lagi pergi jauh menghindari keramaian publik yang mungkin penuh caci maki dan mungkin penuh dengan kotoran yang hampir menenggelamkan semua actor moralitas yang membina ummat di manapun dan kapan pun berada, tak kenal waktu dan tempat. Berjuang dan terus membina ummat sebisa atau semampunya, sesuai dengan potensi dan kekuatan yang dimilikinya. Tak pernah kenal takut dan tak pernah mundur dalam mengorbankan panji-panji Illahi robbi.

Menerjang dan terus menerjang dengan kekuatan yang sepertinya tanpa batas, karena ada sandarannya yang Maha Kuat, Dialah Allah SWT, sandaran yang tak pernah meninggalkannnya dalam berjuang membela kebanaran yang hakiki, bukan kebenaran yang nisbi. Kebenaran yang dibawanya adalah kebenaran Illahiyah, kebenaran mutlak. Dan landasannya adalah Al Qur’an dan Hadist, ayat yang dibawanya terkadang tak banyak, yang di sampaikannya juga tak melulu ayat-ayat Qur’an, kalimat yang dibawanya pun sederhana, mdah dicerna dan tak berbelit-belit. “Baliighu anni walau ayah” Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat( HR Bukhori, Imam Ahmad dan At Tirmidzi) begitu bunyi hadist yang dipegangnya kuat-kuat.

Wednesday, May 29, 2013

Selalu berharap tersenyum diakhir masa


Ini adalah masa setengah perjalanan hidup jika harus ditetapkan masa sampai 60 tahun, selalu ingin berubah dan menjadi lebih baik tentunya. Semoga Allah SWT selalu menuntunku untuk selalu melakukan apa yang Dia dan Kekasih-Nya cintai.

Cintaku padaNya mungkin hanya setitik debu yang menempel di tubuh kekasihNya, sudah 30 tahun berusaha mencintaiNya dan terkadang sering lupa karena datang cinta-cinta yang lain menggoda. Akan tetapi harus terus berusaha menggapai cintaNya. Walaupun cintaku hanya setitik, aku yakin dengan sepenuh hatiku Dia mengetahui, semoga setitik cinta ini bisa membuatku tersenyum di akhir masaku untuk bisa berjumpa denganNya yang Maha Segala.

Wednesday, May 22, 2013


Secara sadar atau tidak sadar semua yang kita lihat, dengar, kita rasakan, yang tersentuh maupun tak tersentuh PASTI akan berubah. Waktu detik, jam, hari, minggu, bulan bahkan tahun akan berubah. Alam sekitar yang kita lihar, pohon, laut, rumah, mobil, kucing, tukan sayur, tukang becak, security dan semua yang kita lihat saat ini PASTI akan berubah, ntar besok, lusa, or waktu-waktu yang akan datang.

Bagitu pula diri kita, PASTI selalu akan terus berubah seiring dengan waktu. Allah SWT memberikan kemampuan kepada hambaNya untuk menjalani kehidupan dengan kemampuan yang terbaik, untuk menjadi lebih baik atau yang paling baik dari yang lain itu tergantung dari manusia itu sendiri, bagaimana untuk terus berubah ke arah yang lebih baik.


Wednesday, April 24, 2013

Rezekimu Telah Dijamin


Dalam suatu acara seseorang yang berprofesi sebagai trainer bertanya, “Saya dapat proyek training tetapi panitianya meminta fee. Sebaiknya saya bagaimana, pak?” Pertanyaan itu langsung saya jawab, “Kita mengajarkan kebaikan tak pantas bila kita mencontohkan keburukan. Tolak.”

Tak lama kemudian trainer ini menjawab, “Jujur pak, saya sedang perlu banyak dana. Sehingga permintaannya saya iyakan, tetapi saya galau. Saat menulis inipun saya meneteskan air mata. Terima kasih pak sudah mengingatkan. Saya segera temui panitianya dan memohon maaf tidak menerima tawaran mereka. Saya tidak ingin bayi dalam kandungan istri saya mendapat rezeki dari arah yang tidak baik.”

Rezeki datang dari Sang Maha Pemberi Rezeki. Tugas kita berusaha sekuat tenaga dan sebaik-baiknya, tak perlu khawatir Dia pasti akan menghidangkannya. Hanya diperlukan kesabaran dan selalu taat kepada-Nya.

Cobalah renungkan… Saat dalam kandungan, rezeki sudah dijamin dan dikirimkan oleh-Nya melalui tali pusar sang bayi. Begitu bayi lahir, air susu ibunya otomatis keluar untuk dikonsumsi sang bayi. Bila air susu tak keluar, Allah memberikan rezeki kepada orang tuanya agar sanggup membeli susu untuk diberikan kepada buah hatinya.

Jangankan manusia yang diberi akal, binatang melatapun dijamin rezekinya oleh Sang Maha Kaya. Cicak yang tak bisa terbang mendapat makanan berupa nyamuk yang pandai terbang. Saya yakin cicak tidak pernah mengeluh, “Ya Allah, aku tak bisa hidup karena makananku terbang semua, sementara Engkau tidak memberi kemampuan kepadaku untuk terbang.”

Rezeki itu seperti kematian, misteri. Ada yang sudah kerja keras tetapi rezekinya pas. Padahal ada yang sedang bermain sama anaknya tiba-tiba dapat order. Ada yang pintar tak dapat beasiswa, sementara yang “lola” alias “loading lambat” beasiswanya berlipat. Tugas kita menyiapkan berbagai jalan agar rezeki datang berlimpah. Mau tahu caranya? Beli buku terbaru saya ON, ya! [Promosi nich ye....]

Oleh karena itu tak perlu khawatir. Apabila hari ini jatah kita mendapat rezeki, maka rezeki itu pasti akan datang. Tugas kita menyiapkan jalan datangnya rezeki dan memastikan rezeki yang datang itu halal. Sebab, bila rezeki kita hari ini 1 juta yang datang pasti 1 juta, baik dengan cara halal atau haram. Maka pilihlah yang halal. Setuju?

*disadur dari http://www.jamilazzaini.com/rezekimu-telah-dijamin/

Friday, April 19, 2013

الحفاظ على لسانك



1. Jika kamu ingin memperbaiki hatimu maka jagalah lidahmu (Ahmad Al-Athaki)

Penjelasan: Saya pernah mendengar ceramah Aa Gym tetang hati dan teko. Katanya, “Bila teko berisi kopi maka ketika dituang yang keluar pasti kopi. Bila teko berisi susu maka ketika dituang yang keluar adalah susu.” Artinya, bila hati kita baik yang terucap pasti baik. Sebaliknya bila hati kita kotor yang keluar dari mulut kita juga kotor.

Lantas bagaimana supaya hati kita bersih? Jawabnya adalah jaga lidahmu. Ya, lidah dan hati ibarat dua sisi mata uang. Bila ingin baik salah satunya, maka perbaikilah satu yang lainnya. Saya dulu orang yang sering menyakiti orang lain dengan kata-kata. Hati saya resah dan gelisah bila tidak berkomentar atau menjatuhkan orang yang meledek atau menggoda saya.

Saya benar-benar mulai berlatih mengendalikan lidah ketika mendapat nasehat dari teman saya. Begini nasehatnya, “Sediakan di rumahmu papan, paku dan palu. Ketika kata-katamu melukai orang lain pakulah papan itu. Ketika melukai lagi palu lagi. Saat kamu sadar dan meminta maaf, cabutlah paku itu. Apa yang terjadi? Bekasnya masih ada. Begitulah saat kau menyakiti orang lain dengan kata-katamu. Walau kau meminta maaf kepada orang itu, bekas lukanya masih ada.”

Sejak saat itu saya berusaha menjaga lidah. Sejak saat itu pula hati saya tak lagi mudah resah dan gelisah. Saya juga belajar berterima kasih bila ada orang yang menjelek-jelekkan saya. Karena, orang itu telah mengurangi dosa saya.

2. Lidah itu laksana seekor binatang buas, bila dilepaskan pasti membunuh (Ali bin Abi Thalib).

Penjelasan: Bila kita berbuat dosa kita bisa segera bertaubat kepada-Nya. Tetapi dosa yang berhubungan dengan orang lain, kita harus meminta maaf dulu kepada orang yang bersangkutan. Maka hati-hatilah terhadap dosa kepada orang lain yang boleh jadi disebabkan lidah kita. Misalnya, kita menggunjingkan kejelekan orang lain tanpa orang itu tahu. Hal itu akan menjerumuskan kita pada dosa yang amat sulit bertaubatnya.

Bukan hanya itu, asal berkomentar bisa menimbulkan polemik dan meresahkan masyarakat. Orang yang serampangan ketika berkomentar akan mendapat banyak hujatan dari masyarakat. Apalagi yang berkomentar adalah orang yang memiliki jabatan terhormat. Hati-hatilah terhadap lidahmu.

So, pastikan lidahmu terjaga agar hatimu juga terjaga. Selain itu, jangan biarkan lidahmu dilepas tanpa kendali, karena itu akan menjatuhkan dirimu

sumber : http://www.jamilazzaini.com/jaga-lidahmu/

Wednesday, March 27, 2013

Little Girl



Ini nih my little girl...anaknya lucu, ceria, agak jail tapi ngemesin and ngangenin banget deh, dulu aja waktu dia masih kecil kalau dia pulang kampung bareng kakakku pasti aku nangis2 and marah-marah kalau pulang kerja, rasanya sepi. Apalagi sekarang tingkahnya udah banyak, sekarang setiap hari pasti ada 20 or 50 kali bilang buaya... karena kata pertama yang dia bisa yaitu "buaya"..masa bangun tidur aja langsung bilang buaya...hehehe

I like this ...


Tiba-tiba liat temen lagi dengerin lagunya Maher Zain judulnya "my little girl" kayaknya bagus deh, iseng-iseng nanya ama om goo...eh ketemu and pas di dengerin enak juga trus liriknya bagus... jadi inget waktu detik-detik setelah shofi lahir...Subhanallah hanya Allah SWT Maha Pemilik Waktu dan setelah di nanti 2 hari 1 malam akhirnya shofi lahir dengan sempurna...terima kasih ya Allah SWT... i alway love u...
eitssss jadi ceritanya kemana-mana nih...btw nyambung ke lagunya maher zain tadi begini liriknya... bagus deh :)

You are a miracle
You are a blessing from above
You brought joy to my soul
And pleasure to my eyes
In my heart I can feel it
An unexplainable feeling
Being a father
The best thing that I could ever ask for

Just thinking of you makes me smile
Holding you, looking in your eyes
I'm so grateful for having you
And everyday I pray
I pray that you'll find your way

You know I love you, I love you
My little girl, my little girl
I ask God to bless you, and protect you always
My little girl, my little girl

You're like a shining star
So beautiful you are
My baby girl
You light up my world
I pray that I'll get the chance
To be around and watch you grow
And witness your first steps
And the first time when you will call me “dad”

I could spend hours watching you
You're so innocent, so wonderful and pure
O God I can not express my gratitude!
But I'll raise her good, ‘cause all I want is to please You
And now I pray You'll guide her steps forever

Wednesday, March 20, 2013

Pesan RASULULLAH SAW pada FATIMAH


Ya Fathimah, yang lebih utama dari itu semua adalah keridlaan suami terhadap istrinya. Jikalau suamimu tidak ridla denganmu tidaklah akan aku doakan kamu. Tidaklah engkau ketahui wahai Fathimah, bahwa ridla suami itu dari Allah SWT dan kemarahannya itu dari kemarahan Allah SWT?

Ya Fathimah, apabila seorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya, maka beristighfarlah para malaikat untuknya. Apabila ia mulai sakit melahirkan, maka Allah mencatatkan untuknya pahala orang -orang yang berjihad pada jalan Allah yakni perang sabil. Apabila ia melahirkan, maka keluarlah dari dirinya dosa-dosanya seperti ketika ia di lahirkan. Dan apabila ia meninggal, tiadalah ia meninggal dalam keadaan berdosa sedikitpun

Kalau mau diukur dengan materi, berapa rupiah yang dikeluarkan sebuah hotel hanya untuk mengatur tata ruang, mencuci sprei, dan memasak? Apalagi ibu yang mengerjakan semua pekerjaan rumah tangga, semestinya mendapat gaji yang besar. Sebagai informasi, menginap semalam saja disalah satu hotel di Bali, ada yang mematok harga Rp 10 hingga Rp 50 juta. Kalau diibaratkan rumah kita seperti hotel seperti dijelaskan di atas, maka ibu rumah tangga yang mengurusnya juga bisa dikatakan sebagai seorang profesional. Tinggal di sini kita harus mengasah diri dengan ilmu dan ketrampilan sehingga kita mampu membuat rumah kita bagai sebuah surga buat suami dan anak anak kita.

Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu. Dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang orang jahiliah yang dahulu.....(QS:Al-Ahzab:33).

Wanita pemimpin atas rumah suaminya dan atas anak anaknya (Muttafaqalaih).

Ayat dan hadits ini jelas sekali bahwa rumah adalah tempat yang terhormat bagi wanita. Karena dari rumahlah generasi-generasi Islam akan dibangun. Kokohnya suatu bangsa tergantung kokohnya keluarga. Maka tak sepantasnya rasa malu dan minder menghinggapi para ibu rumah tangga karena Allah telah menjamin pahala yang besar untuk mengganti kelelahannya.

Rasulullah SAW berkata pada anandanya untuk menghiburnya ketika melihat Fatimah bersedih dan hendak meminta pembantu untuk meringankan pekerjaan rumah tangganya. Jika Allah SWT menghendaki wahai Fatimah, niscaya penggilingan itu berputar dengan sendirinya untukmu. Akan tetapi Allah SWT menghendaki di tuliskannya untukmu beberapa kebaikan dan dihapuskan oleh-Nya beberapa kesalahanmu dan diangkat-Nya untukmu beberapa derajat.

Ya Fathimah, yang lebih utama dari itu semua adalah keridlaan suami terhadap istrinya. Jikalau suamimu tidak ridla denganmu tidaklah akan aku doakan kamu. Tidaklah engkau ketahui wahai Fathimah, bahwa ridla suami itu dari Allah SWT dan kemarahannya itu dari kemarahan Allah SWT?

Ya Fathimah, apabila seorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya, maka beristighfarlah para malaikat untuknya. Apabila ia mulai sakit melahirkan, maka Allah mencatatkan untuknya pahala orang -orang yang berjihad pada jalan Allah yakni perang sabil. Apabila ia melahirkan, maka keluarlah dari dirinya dosa-dosanya seperti ketika ia di lahirkan. Dan apabila ia meninggal, tiadalah ia meninggal dalam keadaan berdosa sedikitpun

Tuesday, March 05, 2013

Rumus rahasia kehidupan dari RASULULLAH SAW


(Riwayat Sunan Darimi 2613) Dari Sufyan dari ayahnya dari Abu Yala dari Ar Rabi bin Khutsaim dari Abdullah ia berkata; Rasulullah SAW pernah membuatkan kami garis berbentuk persegi empat. Kemudian beliau membuat sebuah garis di tengahnya, lalu membuat beberapa garis di sekitarnya dan membuat sebuah garis yang berada di luar garis tengah itu. Beliau pun bersabda: Ini adalah manusia, yaitu garis tengah, ini adalah ajal yang mengelilingnya. Ini adalah hal-hal yang akan terjadi (pada manusia, berupa bala, ujian, dan cobaan sewaktu di dunia) pada garis-garis ini. Jika tidak terkena satu garis, maka akan digigit (terkena) garis yang lain (bala dan cobaan itu akan selalu datang silih berganti tanpa henti). Dan ini adalah harapan, yaitu garis yang berada di luar.

(Shahih Bukhari 5938) Telah menceritakan kepada kami Shadaqah bin Al Fadll telah mengabarkan kepada kami Yahya bin Said dari Sufyan dia berkata; telah menceritakan kepadaku Ayahku dari Mundzir dari Rabi bin Khutsaim dari Abdullah radliallahu anhu dia berkata; Nabi shallallahu alaihi wasallam pernah membuat suatu garis persegi empat, dan menggaris tengah dipersegi empat tersebut, dan satu garis di luar garis segi empat tersebut, serta membuat beberapa garis kecil pada sisi garis tengah dari tengah garis tersebut. Lalu beliau bersabda: Ini adalah manusia dan ini adalah ajalnya yang telah mengitarinya atau yang mengelilinginya dan yang di luar ini adalah cita-citanya, sementara garis-garis kecil ini adalah rintangan-rintangannya, jika ia berbuat salah, maka ia akan terkena garis ini, jika berbuat salah lagi maka garis ini akan mengenainya.

Manusia gak ada final kepuasan dalam kehidupannya, yang ada angan-angan akan timbul lagi bila yg lain tercapai. Boleh jadi Abu Bakar Shiddiq, Ustman Bin Affan, Abdurrahman Bin Auf kita terpesona dengan infaq di jalan Allahnya padahal mereka kaya raya (Lihat kisah mereka dibeberapa posting sebelumnya) ternyata kaya hartapun tidak membuat mereka panjang angan-angan. Akhirat tetap diprioritaskan, berkah hidup tetap mengiringi. Hatinya penuh menuju persiapan menghadap Allah kelak.

Banyak manusia tampak senang didunia, padahal jiwanya tidak, harinya yang ada pusing dengan pengejaran dunianya yang tidak ada habisnya akhirnya terbudak, ketakutan akan kebangkrutan, kecemasan dengan kemiskinan, bisnis mengejar target membabi-buta hingga tidak wajar seperti dikejar hutang, sedangkan hati dan ahlak tidak ada perbaikannya. Dan mereka yang tenang yang memahami Allah SWT yang terbaik, prioritasnya adalah Allah, dan tuntunan Nabi serta shahabat agar tidak salah jalan.




Kebaikan ALLAH SWT dalam kehidupan


Dunia yang dipenuhi oleh hidup dan mati, kaya dan miskin, baik dan buruk, damai dan perang, hidayah dan kesesatan, sehat dan sakit, semua terjadi ats izin Allah yang tidak samar bagiNya sesuatu yang samar. Maka Dia tidak bingung atas berbagai perkara dan bahasa, dan tidak ada satupun gerakan yang terlepas dari Nya. IlmuNya meliputi segala sesuatu. Semua itu tidak mengurangi anugrah serta kebaikanNYa yang tersebar kemana-mana.
Dunia begitu penuh dan sibuk dengan pembangunan, produksi, perkawinan, reproduksi, persetujuan, perbedaan, damai, perang, jual beli, transportasi , sadar dan terlelap, hidup dan mati.

Tetapi Allah lebih sibuk dari semua itu. Yang mengherankan adalah semua itu diketahui oleh Dzat Yang Maha Esa dan tempat bergantungnya segala sesuatu dan berjalan atas takdir dan pengaturannYa. Bersyukur Tuhan kita adalah yang tidak pernah tidur dan mengantuk, sehingga kita yakin akan selalu penjagaan dan pemeliharaanNya. Tuhan yang tidak pernah kalah dan tunduk kepada makhluk bahkan disalib! Allahu Akbar…

Setiap waktu Dia dalam kesibukan (QS Ar Rahman :29)

Allah memuji dirinNya dengan sifat yang menunjukkan kekuasaan dan bahwa segala sesuatu telah terjadi melainkan dengan izinNya.

Setiap saat Dialah yang menentukan, menurunkan dan mengangkat, memberi dan mencegah, mempersempit dan memperluas, memberi kekuasaan dan mencopotnya, mencukupi dan mengurangi, mematikan dan menghidupkan, menunjukan dan menyesatkan, membiarkan dan menguji coba.

Setiap saat Dia yang menentukan. Memberi orang fakir, memberi petunjuk orang yang bingung, menyembuhkan kan orang yang sakit, mengembalikan orang yang pergi, memberi petunjuk orang yan g sesat, mengeyangkan orang yang lapar dan memberi minum orang yang haus.

Setiap saat Dia yang menentukan. Menghancurkan orang yang melebihi batas, membuat hina orang yang durhaka, mengalahkan orang yang kafir, merendahkan musuh, menolong oprang yang dikasihiNya, menjaga orang yang salih, menolong orang yang butuh pertolongan, mengabulkan oang yang berdoa, menjaga orang yang dizalimi, memberi orang yang meminta, menyayangi mayat, megentaskan orang yang kkema musibah, menghancurkan kebatilan, dan mendukung kebenaran.

Setiap saat Dia yang menentukan. Mengganti malam dengan siang, mengirim kilat yang hampir menyambar pandangan orang, menjalankan kapal-kapal di lautan, menjaga par musafir dari kekhawatiran.

Setiap saat Dia yang menentukan. Dia menghilangkan kesusahan, menhyelesaikan urusan, mengampuni dosa dan kesalahan, melepaskan dan mengikat, mendahulukandan mengakhirkan, memberi pahala orang yang taat, menyayangi orang yang luput, menutupi orang yang berdosa.

Setiap saat Dia yang menentukan. Dia yang menumbuhkan biji-bijian, mengetahui apa yang ada pada kandungan, menulis ajal, menghitung amal, menurunkan rezeki, melepaskan belenggu, memberi makan orang yang ada di daratan dan lautan, menjaga para musafir, mengetahui mata yang berkhianat dan apa yang tersimpan dalam hati.

Setiap saat Dia yang menentukan. Dia mengetahui rahasia-rahasia, mengetahui apa-apa yang ada dalam dada, mengabulkan doa orang yang terpaksa, menyelamatkan dari mara bahaya, menunjukkan dari kesesatan, membuat orang yang buta bisa melihat, dan memberi petunjuk orang yang kebingungan.

Monday, February 18, 2013

Selalu bersama ALLAH SWT


Sesungguhnya hari-hari itu beredar diantara manusia, senantiasa berganti dan bertukar, keadaan pun senantiasa berubah. Orang yang kuat tidak selamanya kuat, yang berkuasa tidak selamanya berkuasa, yang lemah tidak selamanya lemah. Keadaan itu akan silih berganti menimpa umat dan bangsa, sebagaimana yang terjadi pada perorangan. Hikmah Allah pada semua itu ialah hendak menguji orang-orang mukmin, hendak mencoba orang-orang yang benar, hendak membedakan mana yang baik dan mana yang buruk.

Alangkah dekatnya Tuhanmu kepada dirimu, sedangkan engkau tak mau mendekati-Nya. Alangkah cintanya Dia kepadamu, sedangkan engkau tak mau mencintai-Nya. Alangkah besarnya kasih sayang-Nya kepadamu, sedangkan engkau melupakan kasih-sayang-Nya. Ia telah berkata dalam hadist :

Aku menuruti keyakinan hamba-Ku terhadap-Ku, dan Aku selalu menyertainya bila ia mengingat-Ku. Maka jika ia mengingat Daku dalam dirinya, Aku pun mengingatnya didalam diri-Ku, dan jika dia mengingat-Ku ketika dia sedang berada di tengah-tengah khalayak ramai, niscaya Kuingat dia di dalam kumpulan orang yang lebih baik daripada mereka itu. Bila ia mendekat kepada-Ku sejengkal, maka Aku mendekat kepadanya sehasta, dan bila ia mendekat kepada-Ku sehasta, maka aku mendekat sedepa, dan jika ia datang kepada-Ku dengan berjalan, maka Aku datang kepadanya dengan berlari. (HR : Bukhari, Muslim, Tirmidzi, dan Ibnu Majah)

Tiada yang lebih dekat dalam dirimu selain Allah SWT Maha Pemilik Segala yang ada di bumi dan langit..

Wednesday, February 06, 2013

Penyemangat & Do’a buat Abi ....


Sore-sore lagi kerja sambil ngapalin surat Al-Baqarah buka-buka internet ketemu artikel yang bagus dari blognya pak jamil http://www.jamilazzaini.com/carilah-nafkah/ kalau Abi baca mudah-mudahan menjadi lebih semangat lagi untuk menjemput rizqiNya, kebiasaan-kebiasan yang jelek bisa ditingggalkan. Dan aku berdo’a semoga Allah SWT selalu menunjukkan jalanNya kepada Abi. Iini kutipannya :

Setiap manusia hidup yang sehat harus melakukan action. Dalam action atau kerja kerangka yang Anda gunakan adalah sibukkan dengan yang wajib dan sunnah, sekali-kali boleh kerjakan yang mubah, tinggalkan yang makruh dan campakkan yang haram. Hal ini berlaku dalam semua aspek kehidupan, bukan hanya dalam aspek spiritual saja.

Contohnya, mencari nafkah bagi lelaki adalah wajib. Maka sungguh hinalah bila ada lelaki yang malas dan enggan mencari nafkah. Banyak cara yang bisa dilakukan mencari nafkah, baik bekerja, self employee atau bisa berwirausaha. Mencari nafkahnya bisa keluar rumah atau bisa juga dari dalam rumah dengan menggunakan media on-line. Pantang bagi laki-laki yang sudah menikah berharap memperoleh tambahan penghasilan dari istrinya.
Secara spiritual, dorongan untuk mencari nafkah itu bertebaran. Dalam Al-Qur’an surat Al-Mulk ayat 15 Allah berfirman, “Dialah yang menjadikan bumi itu mudah bagimu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya.”


Sementara itu di dalam hadis Rasulullah pernah bersabda, “Tidak ada sesuatu makanan yang lebih baik bagi seseorang, melainkan apa yang dihasilkan dari hasil keringatnya sendiri.” (HR Bukhari). Bukan hanya itu, lelah mencari nafkah itu juga bisa menghapuskan dosa. Dalam hadis yang diriwayatkan Ibnu Asakir dikatakan, “Barangsiapa yang kelelahan pada malam hari karena mencari penghidupan yang halal, maka terampuni dosanya.”

Jadi, bekerja yang disertai kesadaran bahwa itu kewajiban dari Sang Maha bukan hanya urusan dunia semata tetapi juga urusan akhirat. Orang-orang yang berdalih tidak semangat bekerja karena itu urusan dunia sebenarnya adalah pemalas dan memutarbalikkan ajaran dari Sang Maha.

Mencari nafkah bagi kaum lelaki adalah wajib. Yang namanya wajib tentu Anda tahu, berpahala jika dikerjakan dan berdosa jika ditinggalkan. Hai para pemalas, jangan bawa-bawa nama Allah untuk membenarkan tindakan Anda yang keliru…

Semoga Allah SWT selalu melindungi & menunjukkan jalanNya untuk Abi, InsyaAllah aku ikhlas atas segala yang sedang aku usahakan saat ini. Aku tidak ingin ada kedzaliman dalam rumah kita dan semua yang sudah aku kerjakan menjadi sia-sia. Sesungguhnya saat ini Allah SWT sedang memberikan pelajaran kehidupan kepadaku agar aku menjadi lebi h bersabar, kuat, lebih dekat denganNya dan tidak menjadi umatNya yang sombong.

Thursday, January 10, 2013

aku dan DIA


DIA melekat dalam diriku tepat ada dalam aliran darahku, detak jatungku, kedipan mataku, gerakan bibirku, gerakan tanganku, bahkan saraf kulit yang dirasakan ketika aku menyentuh sesuatu itu adalah DIA...seluruhnya yang ada dalam diriku adalah milikNya..
” Fabiayyi alai rabbikuma tukaththibani...”

Kenapa aku risau akan janjiNya.....
Kenapa aku takut akan segala yang sudah dituliskanNya bahkan dari sebelum aku hidup..
Kenapa aku sangsikan keberadaanNya...

Seringnya membela diri ketika melakukan apa yang DIA benci,
Seringnya mengeluh ketika apa yang DIA kehendaki & sukai tidak aku sukai, padahal segala sesuatu yang DIA kehendaki pasti baik, tidak ada kata yang tidak baik untuk segala sesuatu yang datangnya dari DIA,
Seringnya berlari..menjauh..padahal dia lebih dari sekedar dekat tapi DIA melekat ,
Seringnya aku pura-pura lupa dan ingkar akan janji yang telah aku buat dengan DIA ,
Seringnya tak pernah paham apa yang DIA mau karena aku terlalu banyak alasan,
La ilaha illa anta, Subhanaka, inni kuntu minadzalimin

Astaghfirullahal 'Adzim... Astaghfirullahal 'Adzim... Astaghfirullahal 'Adzim...
Rasanya aku tak layak dengan apa yang aku miliki saat ini,
Segala ampunan ada padaMu...

Tak banyak yang DIA inginkan,
DIA ingin aku jujur,
DIA ingin aku iklas,
DIA ingin aku tulus,
mencintai DIA dengan segenap jiwa dan segala yang sudah DIA berikan padaku.

ENGKAU terlalu baik padaku, tak mungkin aku bisa mengembalikan semua itu padaMU
Dengan segenap jiwa dan ragaku aku akan berusaha mencintaiMU, mendapatkan cintaMU
La ilaha illaLLah wahdahu la syariKalah lahumulku walahul hamdu wahuwa 'ala kulli sya'in Qodir