Wednesday, December 11, 2013

Singkong, buah yang tersebunyi di akarnya

“Anak-anakku, inilah pepohonan yang mungkin sering kamu sebut, tapi baru kali ini kamu jumpai,” ujar sang guru ketika mereka berhenti di tanah kosong di sebuah ladang. “Di sini ada pohon cabai, tomat, terung, mentimun, pepaya, jagung,” tambah sang guru sambil menunjuk ke ladang-ladang yang telah mereka lewati.

Seorang anak mengangkat tangan sambil berdiri di sebuah kumpulan pohon jangkung yang berdaun seperti telapak tangan terbuka. “Pak guru, kalau ini pohon apa?” ucapnya kemudian.

Sambil berjalan pelan, Pak Guru mendekati sang penanya. “Anak-anakku, ini pohon singkong,” jawab sang guru.

“Kenapa ia tidak berbuah, seperti pohon-pohon lain di ladang ini, Pak?” tanya yang lain.

“Kamu salah, anak-anakku. Tidak semua buah bisa ditampilkan ke permukaan. Karena sesuatu hal, ia disembunyikan,” jawab sang guru.

“Disembunyikan?” tanya murid yang lain.

“Ya. Karena pohon singkong bertubuh kurus dan jangkung, ia menyembunyikan buahnya di akar. Perhatikanlah!” jelas sang guru sambil bersusah payah mengangkat pohon singkong hingga akarnya tercerabut.

Tampaklah sebuah pemandangan yang mungkin baru untuk anak-anak. Mereka mendapati sebuah pohon dengan akar yang begitu besar. Itulah yang disebut guru mereka sebagai buah yang disembunyikan.

Dinamika hidup dengan berbagai variasinya, hampir selalu berujung pada satu tujuan: mendapatkan hasil atau buah. Berbagai variasi buah pun menjadi target mereka. Ada yang berkerja untuk mendapatkan gaji, keuntungan usaha bagi para pebisnis, kehidupan berumah tangga yang kemudian menghasilkan berbagai aset keluarga, kehidupan berorganisasi yang membuahkan berbagai keuntungan, dan lain-lain.

Sayangnya, kepicikan daya pandang sebagian kita kadang menutup adanya keberadaan buah-buah lain yang tidak selalu tampak di permukaan. Dan boleh jadi, buah yang tidak tampak itu, sebenarnya jauh lebih bernilai dari apa yang bisa dilihat, dipegang, dan kemudian habis dimakan.

Perkedel Kentang Special


Makanan yang satu ini teksturnya lembut, bisa dinikmati sebagai teman nasi atau bisa juga dijadikan cemilan sehat. Selain tekturnya lembut gizinya juga lengkap, sebagai bahan utamanya kentang merupakan sayuran yang mengandung karbohidrat, protein,kalsium, fosfor, lemak dan zat besi. Selain itu dalam kentang juga mengandung vitamin A,B dan juga C. By the way, tentunya zat-zat yang terkandung dalam kentang sangat bermanfaat bagi tubuh kita, maka kali ini saya akan membagikan resep original perkedel kentang turun temurun dari ibu saya. yuuuk mari kita simak :

Bahan-bahan :
250 gr kentang, kupas, potong dan goreng
1/2 sdt merica
1/2 sdt pala
1/2 sdt garam
1 batang daun bawang
1 batang daun seledri
100 gr daging cincang, masak sampai empuk
2 butir telur, kocok lepas
minyak goreng

Cara membuat :
1. Haluskan kentang sampai lembut, campurkan semua bumbu merica, garam, pala, daging cincang, daun bawang, dan seledri.
2. Setelah tercampur rata bentuk sesuai selesar, agar bentuknya lebih menarik bisa di cetak dengan bentuk-bentuk lucu seperti bentuk bunga, bintan, atau yang lainnya.
3. Panaskan minyak, sebelum digoreng kentang yang telah dibentuk masukkan kedalam telur yang telah dikocok, lalu goreng dan angkat setelah warna perkedel agak kecoklatan.
4. Perkedel special siap dihidangkan....selamat menikmati !