Wednesday, March 27, 2013

Little Girl



Ini nih my little girl...anaknya lucu, ceria, agak jail tapi ngemesin and ngangenin banget deh, dulu aja waktu dia masih kecil kalau dia pulang kampung bareng kakakku pasti aku nangis2 and marah-marah kalau pulang kerja, rasanya sepi. Apalagi sekarang tingkahnya udah banyak, sekarang setiap hari pasti ada 20 or 50 kali bilang buaya... karena kata pertama yang dia bisa yaitu "buaya"..masa bangun tidur aja langsung bilang buaya...hehehe

I like this ...


Tiba-tiba liat temen lagi dengerin lagunya Maher Zain judulnya "my little girl" kayaknya bagus deh, iseng-iseng nanya ama om goo...eh ketemu and pas di dengerin enak juga trus liriknya bagus... jadi inget waktu detik-detik setelah shofi lahir...Subhanallah hanya Allah SWT Maha Pemilik Waktu dan setelah di nanti 2 hari 1 malam akhirnya shofi lahir dengan sempurna...terima kasih ya Allah SWT... i alway love u...
eitssss jadi ceritanya kemana-mana nih...btw nyambung ke lagunya maher zain tadi begini liriknya... bagus deh :)

You are a miracle
You are a blessing from above
You brought joy to my soul
And pleasure to my eyes
In my heart I can feel it
An unexplainable feeling
Being a father
The best thing that I could ever ask for

Just thinking of you makes me smile
Holding you, looking in your eyes
I'm so grateful for having you
And everyday I pray
I pray that you'll find your way

You know I love you, I love you
My little girl, my little girl
I ask God to bless you, and protect you always
My little girl, my little girl

You're like a shining star
So beautiful you are
My baby girl
You light up my world
I pray that I'll get the chance
To be around and watch you grow
And witness your first steps
And the first time when you will call me “dad”

I could spend hours watching you
You're so innocent, so wonderful and pure
O God I can not express my gratitude!
But I'll raise her good, ‘cause all I want is to please You
And now I pray You'll guide her steps forever

Wednesday, March 20, 2013

Pesan RASULULLAH SAW pada FATIMAH


Ya Fathimah, yang lebih utama dari itu semua adalah keridlaan suami terhadap istrinya. Jikalau suamimu tidak ridla denganmu tidaklah akan aku doakan kamu. Tidaklah engkau ketahui wahai Fathimah, bahwa ridla suami itu dari Allah SWT dan kemarahannya itu dari kemarahan Allah SWT?

Ya Fathimah, apabila seorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya, maka beristighfarlah para malaikat untuknya. Apabila ia mulai sakit melahirkan, maka Allah mencatatkan untuknya pahala orang -orang yang berjihad pada jalan Allah yakni perang sabil. Apabila ia melahirkan, maka keluarlah dari dirinya dosa-dosanya seperti ketika ia di lahirkan. Dan apabila ia meninggal, tiadalah ia meninggal dalam keadaan berdosa sedikitpun

Kalau mau diukur dengan materi, berapa rupiah yang dikeluarkan sebuah hotel hanya untuk mengatur tata ruang, mencuci sprei, dan memasak? Apalagi ibu yang mengerjakan semua pekerjaan rumah tangga, semestinya mendapat gaji yang besar. Sebagai informasi, menginap semalam saja disalah satu hotel di Bali, ada yang mematok harga Rp 10 hingga Rp 50 juta. Kalau diibaratkan rumah kita seperti hotel seperti dijelaskan di atas, maka ibu rumah tangga yang mengurusnya juga bisa dikatakan sebagai seorang profesional. Tinggal di sini kita harus mengasah diri dengan ilmu dan ketrampilan sehingga kita mampu membuat rumah kita bagai sebuah surga buat suami dan anak anak kita.

Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu. Dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang orang jahiliah yang dahulu.....(QS:Al-Ahzab:33).

Wanita pemimpin atas rumah suaminya dan atas anak anaknya (Muttafaqalaih).

Ayat dan hadits ini jelas sekali bahwa rumah adalah tempat yang terhormat bagi wanita. Karena dari rumahlah generasi-generasi Islam akan dibangun. Kokohnya suatu bangsa tergantung kokohnya keluarga. Maka tak sepantasnya rasa malu dan minder menghinggapi para ibu rumah tangga karena Allah telah menjamin pahala yang besar untuk mengganti kelelahannya.

Rasulullah SAW berkata pada anandanya untuk menghiburnya ketika melihat Fatimah bersedih dan hendak meminta pembantu untuk meringankan pekerjaan rumah tangganya. Jika Allah SWT menghendaki wahai Fatimah, niscaya penggilingan itu berputar dengan sendirinya untukmu. Akan tetapi Allah SWT menghendaki di tuliskannya untukmu beberapa kebaikan dan dihapuskan oleh-Nya beberapa kesalahanmu dan diangkat-Nya untukmu beberapa derajat.

Ya Fathimah, yang lebih utama dari itu semua adalah keridlaan suami terhadap istrinya. Jikalau suamimu tidak ridla denganmu tidaklah akan aku doakan kamu. Tidaklah engkau ketahui wahai Fathimah, bahwa ridla suami itu dari Allah SWT dan kemarahannya itu dari kemarahan Allah SWT?

Ya Fathimah, apabila seorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya, maka beristighfarlah para malaikat untuknya. Apabila ia mulai sakit melahirkan, maka Allah mencatatkan untuknya pahala orang -orang yang berjihad pada jalan Allah yakni perang sabil. Apabila ia melahirkan, maka keluarlah dari dirinya dosa-dosanya seperti ketika ia di lahirkan. Dan apabila ia meninggal, tiadalah ia meninggal dalam keadaan berdosa sedikitpun

Tuesday, March 05, 2013

Rumus rahasia kehidupan dari RASULULLAH SAW


(Riwayat Sunan Darimi 2613) Dari Sufyan dari ayahnya dari Abu Yala dari Ar Rabi bin Khutsaim dari Abdullah ia berkata; Rasulullah SAW pernah membuatkan kami garis berbentuk persegi empat. Kemudian beliau membuat sebuah garis di tengahnya, lalu membuat beberapa garis di sekitarnya dan membuat sebuah garis yang berada di luar garis tengah itu. Beliau pun bersabda: Ini adalah manusia, yaitu garis tengah, ini adalah ajal yang mengelilingnya. Ini adalah hal-hal yang akan terjadi (pada manusia, berupa bala, ujian, dan cobaan sewaktu di dunia) pada garis-garis ini. Jika tidak terkena satu garis, maka akan digigit (terkena) garis yang lain (bala dan cobaan itu akan selalu datang silih berganti tanpa henti). Dan ini adalah harapan, yaitu garis yang berada di luar.

(Shahih Bukhari 5938) Telah menceritakan kepada kami Shadaqah bin Al Fadll telah mengabarkan kepada kami Yahya bin Said dari Sufyan dia berkata; telah menceritakan kepadaku Ayahku dari Mundzir dari Rabi bin Khutsaim dari Abdullah radliallahu anhu dia berkata; Nabi shallallahu alaihi wasallam pernah membuat suatu garis persegi empat, dan menggaris tengah dipersegi empat tersebut, dan satu garis di luar garis segi empat tersebut, serta membuat beberapa garis kecil pada sisi garis tengah dari tengah garis tersebut. Lalu beliau bersabda: Ini adalah manusia dan ini adalah ajalnya yang telah mengitarinya atau yang mengelilinginya dan yang di luar ini adalah cita-citanya, sementara garis-garis kecil ini adalah rintangan-rintangannya, jika ia berbuat salah, maka ia akan terkena garis ini, jika berbuat salah lagi maka garis ini akan mengenainya.

Manusia gak ada final kepuasan dalam kehidupannya, yang ada angan-angan akan timbul lagi bila yg lain tercapai. Boleh jadi Abu Bakar Shiddiq, Ustman Bin Affan, Abdurrahman Bin Auf kita terpesona dengan infaq di jalan Allahnya padahal mereka kaya raya (Lihat kisah mereka dibeberapa posting sebelumnya) ternyata kaya hartapun tidak membuat mereka panjang angan-angan. Akhirat tetap diprioritaskan, berkah hidup tetap mengiringi. Hatinya penuh menuju persiapan menghadap Allah kelak.

Banyak manusia tampak senang didunia, padahal jiwanya tidak, harinya yang ada pusing dengan pengejaran dunianya yang tidak ada habisnya akhirnya terbudak, ketakutan akan kebangkrutan, kecemasan dengan kemiskinan, bisnis mengejar target membabi-buta hingga tidak wajar seperti dikejar hutang, sedangkan hati dan ahlak tidak ada perbaikannya. Dan mereka yang tenang yang memahami Allah SWT yang terbaik, prioritasnya adalah Allah, dan tuntunan Nabi serta shahabat agar tidak salah jalan.




Kebaikan ALLAH SWT dalam kehidupan


Dunia yang dipenuhi oleh hidup dan mati, kaya dan miskin, baik dan buruk, damai dan perang, hidayah dan kesesatan, sehat dan sakit, semua terjadi ats izin Allah yang tidak samar bagiNya sesuatu yang samar. Maka Dia tidak bingung atas berbagai perkara dan bahasa, dan tidak ada satupun gerakan yang terlepas dari Nya. IlmuNya meliputi segala sesuatu. Semua itu tidak mengurangi anugrah serta kebaikanNYa yang tersebar kemana-mana.
Dunia begitu penuh dan sibuk dengan pembangunan, produksi, perkawinan, reproduksi, persetujuan, perbedaan, damai, perang, jual beli, transportasi , sadar dan terlelap, hidup dan mati.

Tetapi Allah lebih sibuk dari semua itu. Yang mengherankan adalah semua itu diketahui oleh Dzat Yang Maha Esa dan tempat bergantungnya segala sesuatu dan berjalan atas takdir dan pengaturannYa. Bersyukur Tuhan kita adalah yang tidak pernah tidur dan mengantuk, sehingga kita yakin akan selalu penjagaan dan pemeliharaanNya. Tuhan yang tidak pernah kalah dan tunduk kepada makhluk bahkan disalib! Allahu Akbar…

Setiap waktu Dia dalam kesibukan (QS Ar Rahman :29)

Allah memuji dirinNya dengan sifat yang menunjukkan kekuasaan dan bahwa segala sesuatu telah terjadi melainkan dengan izinNya.

Setiap saat Dialah yang menentukan, menurunkan dan mengangkat, memberi dan mencegah, mempersempit dan memperluas, memberi kekuasaan dan mencopotnya, mencukupi dan mengurangi, mematikan dan menghidupkan, menunjukan dan menyesatkan, membiarkan dan menguji coba.

Setiap saat Dia yang menentukan. Memberi orang fakir, memberi petunjuk orang yang bingung, menyembuhkan kan orang yang sakit, mengembalikan orang yang pergi, memberi petunjuk orang yan g sesat, mengeyangkan orang yang lapar dan memberi minum orang yang haus.

Setiap saat Dia yang menentukan. Menghancurkan orang yang melebihi batas, membuat hina orang yang durhaka, mengalahkan orang yang kafir, merendahkan musuh, menolong oprang yang dikasihiNya, menjaga orang yang salih, menolong orang yang butuh pertolongan, mengabulkan oang yang berdoa, menjaga orang yang dizalimi, memberi orang yang meminta, menyayangi mayat, megentaskan orang yang kkema musibah, menghancurkan kebatilan, dan mendukung kebenaran.

Setiap saat Dia yang menentukan. Mengganti malam dengan siang, mengirim kilat yang hampir menyambar pandangan orang, menjalankan kapal-kapal di lautan, menjaga par musafir dari kekhawatiran.

Setiap saat Dia yang menentukan. Dia menghilangkan kesusahan, menhyelesaikan urusan, mengampuni dosa dan kesalahan, melepaskan dan mengikat, mendahulukandan mengakhirkan, memberi pahala orang yang taat, menyayangi orang yang luput, menutupi orang yang berdosa.

Setiap saat Dia yang menentukan. Dia yang menumbuhkan biji-bijian, mengetahui apa yang ada pada kandungan, menulis ajal, menghitung amal, menurunkan rezeki, melepaskan belenggu, memberi makan orang yang ada di daratan dan lautan, menjaga para musafir, mengetahui mata yang berkhianat dan apa yang tersimpan dalam hati.

Setiap saat Dia yang menentukan. Dia mengetahui rahasia-rahasia, mengetahui apa-apa yang ada dalam dada, mengabulkan doa orang yang terpaksa, menyelamatkan dari mara bahaya, menunjukkan dari kesesatan, membuat orang yang buta bisa melihat, dan memberi petunjuk orang yang kebingungan.